Cara membuat cursor mouse blog bertabur bintang

Cara membuat cursor mouse blog bertabur bintang



cursor blog bintang,cursor blog bintang,cursor bertaburan bintang blog,cursor bintang bertaburan di blog,cursor bintang di blog,cursor blog bertabur bintang


Cara membuat cursor blog bertabur bintang | mouse blog mengeluarkan kelap kelip bahasa awam-nya, tema artikel kali ini yaitu tutorial blog dan khususnya nih artikel buat para blog yang suka mengotak-atik/mempercantik tampilan blog mereka. Paling gampang, ya iyalah kan cuma tambah gadget>html/javascript>paste makanya di judul artikel ini ada tambahan kata 'paling gampang'.

Setelah anda memasang kode script yang akan saya berikan, cursor blog anda akan menaburkan serpihan-serpihan yang indah dan itu akan membuat tampilan blog anda berbeda. Blog anda akan terlihat hidup, mengapa tidak, blog anda akan berbeda dari blog lain yang kebanyakan cursor di blog biasa-biasa saja ehhh di blog tercinta anda ternyata luar biasa. Balik ke topik pembahasan!, sudah bagus gampang lagi membuat cursor/mouse blog bertabur bintang, mau tau cara pemasangan cursor blog bertabur bintang?, ikuti langkah berikut ini : 


Cara membuat cursor mouse blog bertabur bintang



  • Yang jelas anda harus login dulu ke blogger.com
  • Di dashbord anda klik 'tata letak' yang nampak di gambar dibawah ini :



kursor blog bintang,kursor bintang pada blog,kursor bintang di blog



  • Tambah gadget, lalu scroll ke bawah pada jendela baru yang terbuka hingga terlihat html/javascript
  • Klik pada html/javascript tadi!
  • Setelah itu, copy kode dibawah ini dan edit seperlunya :
Bintang Warna Merah :
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-merah.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Kuning :
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-kuning.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Hijau
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-hijau.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Hitam
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-hitam.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Biru
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-biru.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Ungu
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-ungu.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Warna Silver
<script
src="http://kikiefendiclock.googlecode.com/files/www.kikiyo.co.cc.cursor-bintang-silver.js" type="text/javascript"></script>
cursor bintang,cursor bintang bertaburan,cursor bintang bertaburan pink,cursor bintang,tutorial cursor bintang,cara membuat cursor bintang,cursor bertabur bintang,cursor bintang blog,cursor bintang bertaburan di blog,cursor bintang di blog,cursor bintang jatuh

  • Paste kode yang tadi sobat copy ke kotak yang besar pada jendela html/javascript
  • Klik simpan di bagian kiri bawah jendela dan cobalah di test dengan membuka blog anda.



Jika sudah selesai dan anda  membuka blog, maka di cursor (panah mouse) di blog anda akan mengeluarkan kelap kelip sesuai warna yang anda pilih.

Read More
Cara Budidaya Jamur Tiram

Cara Budidaya Jamur Tiram

Cara Budidaya Jamur Tiram - Kali ini kita akan mencoba membahas tentang cara budidaya jamur tiram. Tetapi sebelum jauh membahas tentang cara budidaya jamur tiram, maka terlebih dahulu akan kita bahas dulu tentang apa itu sebenarnya jamur yang memiliki nama latin Pleurotus ostreatus ini.

jamur tiram
Jamur tiram atau Pleurotus ostreatus merupakan jamur yang dapat dikonsumsi dan memiliki ciri-ciri umum, yaitu tubuh buah yang berwarna putih hingga krem, serta memiliki tudung yang berbentuk lingkaran mirip dengan cangkang tiram.

Umumnya jamur tiram mengalami dua tipe perkembangbiakan dalam siklus hidupnya, yaitu secara aseksual dan juga secara seksual. Secara umum reproduksi aseksual terjadi melalui jalur spora yang terbentuk secara endogan pada kantung spora atau sporangiumnya. Sedangkan secara seksual, reproduksi jamur tiram terjadi melalui penyatuan dua jenis hifa yang bertindak sebagai gamet jantan dan betina dan kemudian membentuk zigot yang akan tumbuh menjadi primodia dewasa.

Cara Budidaya Jamur Tiram

Setelah mengenal sekilas tentang apa itu jamur tiram sepreti yang sudah dibahas diatas, maka saatnya kita akan membahas tentang cara budidaya jamur tiram. Seperti yang secara umum sudah diketahui bahwa budidaya jamur tiram memiliki bebera keunggulan dan kemudahan dalam proses budidayanya, sehingga budidaya jamur tiram ini sendiri dapat dikelola secara usaha sampingan maupun usaha ekonomis dengan skala kecil, sedang dan besar.

Dalam budidaya jamur tiram akan ditemukan beberapa bagian penting yang akan dilalui, yaitu mulai dari persiapan budidaya, peralatan yang digunakan dalam membudidayakan jamur tiram, proses dan teknik budidaya, serta sampai pada proses pemanenan.

Untuk mengetahui step-step budidaya jamur tiram tersebut, maka berikut akan disajikan secara lengkap kepada Anda, dan akan dimulai dari proses persiapan budidaya jamur tiram.

1. Persiapan Budidaya Jamur Tiram

Dalam persiapan budidaya jamur tiram ini yang perlu dipersiapkan adalah bangunan atau ruangan untuk tempat mengembangbiakkan atau membudidayakan jamur tiram. Dalam hal ini bangunan atau ruangan rumah juga bisa digunakan sebagai tempat budidaya jamur tiram, namun yang paling penting yang harus diketahui terkait ruangan pembudidayaan jamur tiram ini terdiri dari:

A. Ruangan Persiapan
Ruangan ini digunakan untuk melakukan berbagai kegiataan awal budidaya jamur tiram, seperti kegiatan pengayakan, pencampuran pewadahan, dan juga sterilisasi.

B. Ruang Inokulasi
Ruangan inokulasi duganakan untuk tempat menanam bibit pada media tanam, ruangan ini harus mudah dibersihkan, serta ruangan juga harus tidak banyak memiliki ventilasi yang dimaksudkan untuk menghindari kontaminasi dari mikroba.

C. Ruang Inkubasi

Ruangan ini berfungsi untuk menumbuhkan meselium jamur pada media tanam yang sudah di inokulasi. Kondisi ruangan ini harus diatur dengan suhu antara 22-29 drajat celcius dan dengan kelembaban 60-80 persen. Ruangan ini juga harus dilengkapi dengan rak-rak yang terbuat dari bambu untuk menempatkan media tanam dalam kantong plastik yang sudah di inokulasi.

D. Ruang Penanaman
Ruangan ini digunakan untuk menumbuhkan tubuh buah jamur. Ruangan ini dilengkapi juga dengan rak-rak penanaman dan alat penyemprot atau pengabutan. Pengabutan bertujuan untuk menyiram dan mengatur suhu udara pada kondisi optimal yaitu 16-22 derajat celcius dengan kelembaban 80-90 persen.

2. Peralatan dan Bahan Budidaya Jamur Tiram

Dalam pembudidayaan jamur tiram, maka peralatan-peralatan yang harus dipersiapakan terdiri dari mixer, cangkul, sekop, filler, botol, boiler, gerobak dorong, sendok bibit, dan centong. Sementara bahan-bahan yang perlu dipersiapkan adalah serbuk kayu, bekatul atau dedak, kapur CaCO3), gips (CaSO4), tepung jagung (biji-bijan), glukosa, kantong plastik, karet, kapas, dan cincin plastik.

3. Proses Budidaya Jamur Tiram

Dalam proses budidaya jamur tiram ini, maka beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut:

A. Persiapan Bahan
Bahan yang harus dipersiapakan diantaranya adalah serbuk gergaji, bekatul, kapur, gips, tepung jagung, dan glukosa.

B. Pengayakan
Serbuk kayu yang sudah diperoleh sebaiknya dilakukan pengayakan. Hal ini dimaksudkan agar tingkat keseragaman serbuk terjaga dengan baik agar tingkat pertumbuhan misela akan merata. Media pengayak serbuk kayu dapat dibuat sama dengan ukuran mengayak pasir. Dalam proses pengayakan perlu menggunakan masker karena dalam serbuk gergaji banyak tercampur debu dan pasir.

C. Pencampuran
Bahan-bahan yang telah ditimbang sesuai dengan kebutuhan dicampur dengan serbuk gergaji dan selanjutnya disiram dengan air sekitar 50-60 persen atau bila kita kepal serbuk tersebut sudah menggumpal, tetapi tidak keluar air. Hal ini menandakan bahwa kadar air sudah cukup.

D. Pengompresan
Pengompresan adalah proses pelapukan bahan yang dilakukan dengan cara membumbun campuran serbuk kayu gergaji dan kemudian menutupnya dengan plastik.

E. Pembungkusan (pembuatan baglog)
Pembungkusan dapat dilakukan dengan menggunakan plastik polipropilen dengan ukuran yang dibutuhkan. Cara membungkus, yaitu dengan memaskukkan media kedalam plastik dan kemudian dipukul atau ditumbuk sampai padat dengan botol atau menggunakan filler dan kemudian dismpan.

F. Sterilisasi
Sterilisasi dilakukan dengan mempergunakan alat sterilizer yang bertujuan menginaktifkan mikroba, bakteri, kapang, maupun khamir yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur yang ditanam. Sterilisasi dilakukan pada suhu 90 – 100 derajat celcius selama 12 jam.

G. Inokulasi (Pemberian Bibit)
Inokulasi adalah kegiatan memasukan bibit jamur ke dalam media jamur yang telah disterilisasi. Baglog ditiriskan selama 1 malam setelah sterilisasi, kemudian kita ambil dan ditanami bibit diatasnya dengan mempergunakan sendok makan/sendok bibit sekitar + 3 sendok makan kemudian diikat dengan karet dan ditutup dengan kapas. Bibit Jamur Tiram yang baik yaitu:
- Varitas unggul
- Umur bibit optimal 45 – 60 hari
- Warna bibit merata
- Tidak terkontaminasi

H. Inkubasi (masa pertumbuhan miselium) Jamur Tiram

Inkubasi Jamur Tiram dilakukan dengan cara menyimpan di ruangan inkubasi dengan kondisi tertentu. Inkubasi dilakukan hingga seluruh media berwarna putih merata, biasanya media akan tampak putih merata antara 40 – 60 hari.

4. Panen Jamur Tiram
Panen dilakukan setelah pertumbuhan jamur mencapai tingkat yang optimal, pemanenan ini biasanya dilakukan 5 hari setelah tumbuh calon jamur. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk mempertahankan kesegarannya dan mempermudah pemasaran.

Demikian sedikit penjelasan tentang jamur tiram, semoga dapat bermanfaat....

(sumber : karodalnet.blogspot.com)
Read More
Membuat komentar blog dan facebook berdampingan

Membuat komentar blog dan facebook berdampingan

Sebenarnya saya bingung menentukan judul postingan untuk Panduan kali ini, namun saya berharap Anda bisa mengerti. Membuat komentar blog dan facebook berdampingan merupakan judul yang saya ambil karena pada realitasnya seperti itu, dimana komentar blog dan komentar facebook saling berdampingan. Dengan demikian pengunjung blog Anda dapat memilih, apakah mereka ingin berkomentar melalui komentar blog atau dengan komentar facebook. Agar mempermudah Anda untuk memahami bagaimana bentuknya saya Akan sertakan screnshotnya seperti yang dapat Anda lihat dibawah ini.



Saya rasa dengan screnshot diatas Anda sudah paham mengapa judul postingan ini bertemakan membuat Komentar Blog dan facebook berdampingan. Sebelum kita masuk ke cara pembuatannya, saya ingin sekali menyampaikan kepada Anda bahwa, komentar facebook yang kita pasang di blog menggunakan trik ini, juga secara tidak langsung merupakan sarana promosi blog yang kita miliki. Artinya jika pengunjung menggunakan komentar facebook untuk berkomentar maka secara otomatis ada pemberitahuan di wall sipengunjung tersebut bahwa dia berkomentar di blog Anda. Agar lebih jelas, silahkan Anda berkomentar di blog Super-bee ini dengan menggunakan Komentar Facebook Kemudian setelah berkomentar coba Anda lihat diwall facebook Anda, disana akan tertera berupa pemberitahuan bahwa Anda berkomentar di blog Siliwangi ini.

Sekarang bagaimana, tertarik untuk membuat komentar blog dan facebook ke dalam blog Anda ? tentu donk. Jika demikian perhatikan tutorial berikut ini :


1. Login ke account blogger Anda

2. Klik rancangan lalu klik Edit HTML

3. Download template Anda dulu untuk berjaga-jaga jika nanti terjadi kesalahan

4. Beri centang atau ceklis pada kotak kecil yang bertuliskan Expand Template Widget

5. Jika sudah, cari kode  ]]></b:skin>  (gunakan ctrl + f untuk mempermudah pencarian)

6. Kalau sudah dapat maka masukkan kode berikut ini di atas kode ]]></b:skin>


.comments-page { background-color: #f2f2f2;}
#blogger-comments-page { padding: 0px 5px; display: none;}
.comments-tab { float: left; padding: 5px; margin-right: 3px;
cursor: pointer; background-color: #f2f2f2;}
.comments-tab-icon { height: 14px; width: auto; margin-right: 3px;}
.comments-tab:hover { background-color: #eeeeee;}
.inactive-select-tab { background-color: #d1d1d1;}


7. Kemudian Anda cari kode </head>

8. Jika sudah dapat, masukkan kode berikut ini tepat diatas kode </head>

<script src='http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1'/>
<script src='http://code.jquery.com/jquery-latest.js'/>
<meta content='ID FB Anda disini' property='fb:admins'/>
<script type='text/javascript'>
function commentToggle(selectTab) {
$(".comments-tab").addClass("inactive-select-tab");
$(selectTab).removeClass("inactive-select-tab");
$(".comments-page").hide();
$(selectTab + "-page").show();
}
</script><span style="font-size: 50%">Widget edited by <a href="http://super-bee.blogspot.com/" target="_blank" rel="follow">super-bee</a></span>

Perhatikan tulisan yang berwarna merah di atas, ganti dengan ID facebook Anda, misalkan https://www.facebook.com/nama Anda maka ID Anda berada pada tulisan yang berwana biru. Namun jika Anda belum merubah ID Anda maka yang tertera adalah berupa angka. Udah ngertikan ? jika sudah maka Akan saya lanjut.

8. Kemudian cari kode  <div class='comments' id='comments'>

Keterangan:  Pada umumnya kode tersebut ada 2, copy dan pastekan kode berikut ini dibawah kode
<div class='comments' id='comments'> yang pertama dan kedua.

<div class='comments-tab' id='fb-comments' onclick='javascript:commentToggle(&quot;#fb-comments&quot;);' title='Comments made with Facebook'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v1/yH/r/eIpbnVKI9lR.png'/>
<fb:comments-count expr:href='data:post.url'/> Comments
</div>
<div class='comments-tab inactive-select-tab' id='blogger-comments' onclick='javascript:commentToggle(&quot;#blogger-comments&quot;);' title='Comments from Blogger'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://www.blogger.com/img/icon_logo32.gif'/> <data:post.numComments/> Comments
</div><div class='clear'/>
</div>
<div class='comments-page' id='fb-comments-page'>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div id='fb-root'/>
<fb:comments expr:href='data:post.url' num_posts='6' width='400'/>
</b:if>
</div>
<div class='comments comments-page' id='blogger-comments-page'>

Perhatikan angka yang berwarna merah dan biru diatas, angka 6 merupakan jumlah komentar yang akan ditampilkan pada komentar facebook. Sedangkan angka 400 merupakan lebar kotak komentar facebook. Anda dapat menyesuaikannya sesuka hati, tapi kalu boleh saya kasih saran, sesuaikanlah dengan lebar template Anda agar kelihatan rapi. Dan perhatikan pula kode yang berwarna merah, jika penempatan kode dibawah <div class='comments' id='comments'> yang kedua terdapat kode yang sama, maka hapus salah satu kode tersebut.

contoh :

<div class='comments-tab' id='fb-comments' onclick='javascript:commentToggle("#fb-comments");' title='Comments made with Facebook'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v1/yH/r/eIpbnVKI9lR.png'/>
<fb:comments-count expr:href='data:post.url'/> Comments
</div>
<div class='comments-tab inactive-select-tab' id='blogger-comments' onclick='javascript:commentToggle("#blogger-comments");' title='Comments from Blogger'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://www.blogger.com/img/icon_logo32.gif'/> <data:post.numComments/> Comments
</div><div class='clear'/>
</div>
<div class='comments-page' id='fb-comments-page'>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<div id='fb-root'/>
<fb:comments expr:href='data:post.url' num_posts='2' width='400'/>
</b:if>
</div>
<div class='comments comments-page' id='blogger-comments-page'>
<div class='comments comments-page' id='blogger-comments-page'> ( hapus salah satu)


9. Kemudian klik save, dan lihat hasilnya.

Jika semua langkah-langkah membuat komentar blog dan facebook berdampingan ini Anda ikuti dengan benar, maka seharusnya Anda berhasil melakukannya. Karena langkah diatas sudah saya lakukan dan berhasil seperti yang Anda lihat milik saya. Namun jika Anda memiliki struktur template yang berbeda, Anda dapat meletakkan kode pada poin no.8 dibawah kode <div class='comments' id='comments'> yang kedua saja.
Read More
Kakao

Kakao

Kakao (Theobroma cacao) adalah sumber pendapatan utama keluarga pedesaan dan memainkan peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperbaiki kualitas hidup di berbagai negara tropis. Perbaikan pengelolaan tanaman kakao dewasa dapat menghasilkan produksi yang berkelanjutan dalam jumlah yang cukup banyak, tapi biji kakao kering yang dihasilkan masih sangat minim. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pusat Penelitian Pertanian Internasional Australia (ACIAR) bekerjasama dengan Lembaga Kelapa Kakao, Papua Nugini.
ACIAR didirikan sejak Juni 1982 dan tugas utamanya adalah membantu mengidentifikasi masalah-masalah pertanian di negara-negara berkembang. Panduan pelatihan tentang Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu (PHPT) untuk produksi kakao berkelanjutan tersebut disusun oleh Dr. John Konam dan Yak Namaliu dari Divisi Penyakit Tumbuhan (Lembaga Kelapa Kakao, Papua Nugini) serta Dr. Rosalie Daniel dan Professor David Guest (Universitas Sydney, Australia). Pendekatan pengelolaan baru dilakukan berdasarkan kegiatan budidaya agronomis yang sehat dan strategi PHPT.
Penelitian ini bertujuan membantu petani mengoptimalkan produksi kakaonya. Penelitian ini dikembangkan karena petani memiliki prioritas dan kemampuan akses yang berbeda dalam memanfaatkan sumberdaya. Perbedaan tersebut perlu didukung dengan panduan yang membantu petani dalam memilih tingkat pengelolaan yang paling sesuai pada kondisi tertentu. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pengetahuan dan produksi kakao.
Sebagai tanaman yang berasal dari hutan hujan tropis di Amerika Selatan, kakao berbunga berdasarkan perubahan iklim. Pembungaan tergantung pada perubahan iklim. Kakao hibrida mulai berbunga sekitar 30 bulan setelah ditanam, sedangkan kakao klonal hanya 15-24 bulan. Produksi puncak tercapai pada saat pohon berumur 4-5 tahun dan dapat bertahan selama 20 tahun atau lebih jika pengelolaannya baik. Pada akhir musim hujan (Maret) tanaman memproduksi tunas daun baru (flush) dan segera sesudahnya (April-Juli) terbentuklah bunga. Bunga yang sudah terserbuki akan berkembang menjadi buah dewasa setelah 5-6 bulan. Panen utama berlangsung selama bulan Oktober-Januari, 60% panen dalam setahun dihasilkan pada periode ini. Pertumbuhan flush kedua (daun diikuti oleh bunga) terjadi pada saat awal musim hujan (November) dan hasil periode pertengahan dipanen antara April-Juli.
PHPT (pemangkasan kakao, kegiatan sanitasi, pengelolaan gulma, pemupukan dan pengelolaan tanaman penaung) sebaiknya dilakukan 3 bulan sebelum masa pembungaan (utama dan pertengahan musim). Kegiatan ini dilakukan untuk lebih memacu pembungaan dan perkembangan buah daripada pertumbuhan vegetatif. Selain itu, buah yang sakit sebaiknya disingkirkan setiap melakukan panen mingguan.
Pemangkasan
Ketahanan kakao sangat ditentukan oleh pemangkasan, kalau tidak dilakukan dengan baik maka akan mengurangi hasil kakao selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun dan meningkatkan serangan penyakit serta pertumbuhan gulma. Pemangkasan akan menghasilkan pohon dengan tajuk terbuka hingga memungkinkan matahari masuk. Ada empat komponen kunci dalam pemangkasan tanaman kakao, antara lain pemangkasan bentuk (pemangkasan pucuk dan bentuk tajuk), pemangkasan tunas air/vertikal, pemangkasan sanitasi dan pemangkasan struktural. Pemangkasan bentuk dilakukan dengan memangkas pucuk (3-6 bulan) dan bentuk tajuk (6-9 bulan).
Tujuannya untuk membentuk tanaman dan tajuk kakao yang memacu perkembangan cabang sekunder dan menghasilkan banyak buah. Berbeda dengan pemangkasan bentuk, pemangkasan tunas air terdiri atas tiga tahap, yaitu memangkas semua tunas setinggi 40-60 cm di atas permukaan tanah; memangkas sebagian besar tunas yang tumbuh kembali di dalam struktur yang terbentuk; serta menghilangkan tunas vertikal yang tidak tumbuh tegak.
Sedangkan pemangkasan sanitasi dilakukan dengan cara memangkas cabang di bawah ketinggian 1,2 m, cabang yang sakit/rusak dan tumpangtindih dengan jarak 20-40 m, ranting yang tidak produktif, memelihara cabang untuk mempertahankan tinggi tanaman 3,5 m, pengirisan sentral dan samping, dan membuang semua buah yang mengering. Terakhir, pemangkasan struktural adalah pemangkasan yang membatasi ketinggian tanaman, membersihkan permukaan tanah, dan memangkas tajuk arah timur-barat lalu utara-selatan.
Tidak hanya pemangkasan kakao, pemangkasan pohon penaung pun akan memacu pertumbuhan yang sehat dan memperbaiki hasilnya. Jumlah penaung yang terlalu sedikit mengakibatkan kakao menjadi tidak sehat dan muncul masalah gulma. Tapi jumlah penaung yang terlalu banyak akan meningkatkan masalah hama dan penyakit. Keduanya menyebabkan produksi kakao rendah. Jenis tanaman penaung beraneka macam, namun yang biasa ditemui adalah kelapa atau glirisidia (Gliricidia sepium).
Pengelolaan Penaung
Pemangkasan penaung dapat dilakukan dengan menghilangkan daun-daun kelapa yang jatuh ke pohon kakao secara rutin. Pengelolaan ini sebaiknya meliputi pengurangan tajuk, pembuangan kulit batang, dan pemangkasan pertumbuhan kembali yang dilakukan pada bulan Juli dan Desember (5-6 bulan sesudah pemangkasan struktural) dan selama putaran pemangkasan sanitasi normal. Pengurangan tajuk yaitu pemangkasan cabang-cabang tajuk besar untuk mengurangi bobot tajuk glirisidia. Sedangkan pembuangan kulit batang hanya membuang kulit pada ketinggian bahu lalu memotong jaringan penghubung permukaan pada tempat kulit batangnya diambil. Selanjutnya pemangkasan pertumbuhan kembali dilakukan tiga bulan setelah pembuangan kulit batang, tumbuhkan dua atau tiga tunas dan buang sisanya. Enam bulan setelah pembuangan kulit batang, tinggalkan satu tunas pertama dan buang kulit pada tunas sisanya.
Pengendalian Gulma
Pengendalian gulma juga berperan penting dalam mengurangi hama dan penyakit. Gulma dikendalikan dengan cara meningkatkan ketersediaan air dan unsur hara, serta mempermudah akses ke tanaman kakao. Gulma meliputi rumput, tumbuhan berdaun lebar, tumbuhan merambat, tumbuhan lain yang tidak dikehendaki dan tumbuh pada blok kakao. Gulma di bawah pohon kakao akan menjadi pesaing unsur hara, sinar, air dan ruang, serta membantu penyebaran hama dan penyakit. Namun gulma dapat dihilangkan dari sekeliling pangkal batang kakao secara manual ataupun menggunakan bahan kimia. Pilihan pengendalian gulma tergantung pada sumberdaya yang tersedia, dan apakah akan mengusahakan kakao secara organik atau tidak.
Pemupukan
Pemakaian pupuk perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kondisi. Pupuk urea memungkinkan perkembangan akar dan ketahanan, serta memacu pertumbuhan vegetatif baru dan produksi bunga. Sedangkan pupuk kimia dan pupuk kandang menyediakan unsur hara ekstra untuk membentuk ketahanan dan memperbaiki kesehatan tanaman, sehingga mampu meningkatkan produksi. Pemakaian pupuk kimia sebaiknya pada akhir periode panen untuk memacu pembungaan. Saat ini pupuk kimia yang sering digunakan adalah urea dan NPK (nitrogen, fosfor, kalium). NPK membantu tanaman dewasa untuk memasok nutrisi pada buah muda dan menunjang perkembangan buah sampai masak. Disamping pupuk kimia, bisa digunakan pupuk kandang yang dikomposkan selama 3 bulan agar bisa memperbaiki tanah dan bermanfaat dalam produksi kakao organik.
Sanitasi Blok
Sanitasi blok yang memerlukan perawatan karena penyakit dan hama kakao tersebar akibat buruknya pengelolaan blok. Serangga memainkan peranan penting dalam siklus penyakit busuk buah (Phytophtora). Sanitasi akan memacu kebersihan pokok dan memperbaiki kesehatan tanaman. Bagian paling penting dalam sanitasi adalah memanen semua buah satu minggu sekali selama musim hujan, dan dua minggu sekali selama musim kemarau. Sanitasi blok terdiri atas kebersihan pohon dan permukaan tanah.
Kebersihan pohon meliputi pembersihan buah yang busuk/hitam (dibuang dari blok kakao untuk mengurangi penyebaran inokulum dan terjadinya penyakit), bagian tanaman yang sakit/rusak (dipangkas mulai dari chupon/tunas vertikal, tunas baru, daun, dan cabang yang terinfeksi penyakit pembuluh kayu atau vascular streak dieback (VSD) dan kanker (berupa bercak infeksi yang timbul

Read More